Kamis, 27 April 2017, 20:50

Tuan Syech Ismail Abdul Wahab Layak Diusulkan Sebagai Pahlawan Nasional

Kakankemenag Asahan Hayatsyah foto bersama tiga nara sumber, dan tokoh agama setelah acara seminar selesai dilaksanakan

Kisaran ( Inhum ). Seminar pengajuan gelar pahlawan nasional untuk Tuan Syech H. Ismail Abdul wahab dilaksanakan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dengan notulen Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan Hayatsyah, Kamis 27 April 2017.

Bupati Asahan yang diwakili oleh Kadis Pendidikan Asmunan menyampaikan bahwa Bupati Asahan tidak dapat hadir saat ini dikarenakan sedang melaksanakan ibadah Umrah dan Beliau menitip salam kepada semua peserta seminar dengan mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan memberikan apresiasi yang tinggi pada panitia seminar juga pada Ikatan Keluarga Tanjung Balai Asahan ( IKTA ) sebagai inisiator pengusulan pahlawan nasional Tuan Syech H. Ismail Abdul Wahab. Semoga seminar yang dilakukan ini nanti membawa hasil yang sama-sama kita inginkan dan menyetujui apabila Tuan Syech H. Ismail Abdul wahab sebagai pahlawan nasional.

Moderator menyampaikan sekilas tentang siapa Tuan Syech H. Ismail Abdul Wahab , Syech Ismail Abdul Wahab yang memiliki nama lengkap Assyahid Fi Sabilillah Syeikh Ismail bin Abdul Wahab Tanjung Balai. Lahir di Kom Bilik, Bagan Asahan pada tahun 1897 dari seorang ayah bernama H. Abdul Wahab Harahap dan ibu bernama Sariaman. Ayahnya berasal dari Huta Imbaru, Padang Lawas. Tahun 1925 melanjutkan pendidikannya di Makkah, dan 1930 melanjutkan kembali di Universitas Al Azhar di Kairo.

Aktivitasnya tidak saja dicurahkan untuk penguasaan ilmu, Dia juga aktif dalam politik menentang kolonialisme. Membangkitkan semangat juang umat Islam melawan dan mengusir penjajah dengan fatwanya bahwa darah penjajah halal. Ternyata fatwa itulah yang membawanya kekematian dengan tembakan dua belas peluru pada dirinya yang sebelum kematian menjemput, Beliau meminta izin untuk melaksanakan shalat sunat dua rakaat dalam penjara yang saat ini dikenal sebagai lembaga pemasyarakatan kelas II B Tanjung Balai.

Tiga narasumber dalam seminar tersebut yakni Prof. Dr. H. Ramli Abdul Wahid, MA, Dr. H. Husnel Anwar Matondang, M. Ag dan Dr. Phil Ichwan Azhari, MS, dalam pemaparannya tentang Tuan Syech H. Ismail Abdul Wahab menyampaikan bahwa patut dan layak untuk diusulkan sebagai Pahlawan Nasional dan harus diajukan sesuai prosedur Perundang-Undangan , melengkapi data dan dokumen yang kuat tentang Beliau.

Yang sangat penting dilakukan adalah bagaimana menampilkan tokoh ulama pejuang ini agar hidup dalam memori masyarakat Sumatera Utara, misalnya dengan membuat museum atau galeri sejarah Tuan Syech Ismail Abdul Wahab di Tanjung Balai sebagai bagian dari pembelajaran sejarah dan studi tentang karya dan perjuangan pahlawan, hal ini diperkuat oleh keputusan tim perumus yang berjumlah enam orang yakni Darma Bakti dari IKTA, Faisal Sadat dari Kemenag Asahan, Moh. Saleh malawat dari UNA, Miftahuddin Murad dari UMA, Awaluddin dari PWI Asahan dan Suhardi dari IAIDU Kisaran. (sm )

Berita Lainnya
Kamis, 1 Juni 2017, 10:21

Kakankemenag Binjai Irup Hari Lahir Pancasila

Kamis, 1 Juni 2017, 10:20

Kasubbag TU Binjai Tinjau Gladi Resik Upacara Hari Lahir Pancasila

Kamis, 1 Juni 2017, 09:55

Kankemenag Labura Lakukan Kunjungan Safari Ramadan ke Kualuh Hilir

Kamis, 1 Juni 2017, 09:42

Kakankemenag Samosir Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Kamis, 1 Juni 2017, 09:33

Kakanwil Kemenagsu Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila